PEMAHAMAN ANJING SERTA BURUNG KATURANGGAN DAN HUKUM MEMELIHARA ANJING

Katuranggan adalah mahluk yang disemayami kekuatan ghaib dari Allah. Katuranggan tercipta sebagai jalaran pertolongan Allah kepada manusia yang disukai-Nya. Contoh : Salah satu keluarga hidupnya selalu banyak masalah, selalu mendapatkan kesulitan, kondisi ekonominya tergolong miskin, tetapi mereka tidak pernah putus asa merindukan kasih Allah. Pada suatu waktu keluarga itu bertemu seekor burung atau anjing, dan mereka sangat menyukai burung atau anjing itu, sehingga mereka memutuskan untuk memelihara burung atau anjing itu sebagai anggota keluarga. Setelah beberapa bulan memelihara burung atau anjing yang disukainya itu keadaannya berubah menjadi lebih baik dan sejahtera. Contoh lain : salah satu keluarga hidup dalam keadaan sejahtera tetapi setelah burung atau anjing peliharaannya meninggal (hilang) keadaannya berubah menjadi mengalami banyak kesulitan, kerugian, maka burung atau anjing dimaksud diatas dinamakan mahluk katuranggan.

Katuranggan tidak hanya terjaadi kepada mahluk Allah yang bernama burung atau anjing, tetapi terjadi juga kepada mahluk-mahluk Allah yang lainnya.

Tidak semua orang bisa memiliki mahluk katuranggan, kecuali orang-orang yang mendapatkan berkat. Yaitu orang-orang yang percaya adanya kekuatan ghaib, senang berbuat kebaikan sesama mahluk, serta senang bersedekah dari sebagian hartanya untuk menyenangkan Sang Pencipta yang Maha Melihat dan Maha Kuasa.

CIRI CIRI BURUNG ATAU ANJING KATURANGGAN

Burung atau Anjing katuranggan tidak memiliki ciri-ciri khusus sehingga siapapun yang melihatnya tidak pernah memahami kalau burung atau anjing itu adalah burung atau anjing katuranggan. Yang mengetahui bahwa burung atau anjing itu adalah burung atau anjing katuranggan adalah sang pemilik (majikan) dengan dasar-dasar pemahaman sebagai berikut :

  1. Sang pemilik (majikan) merasakan dengan memiliki burung atau anjing itu kehidupannya menjadi lebih baik.
  2. Sang pemilik (majikan) mendapat petunjuk bahwa burung atau anjing yang dipeliharanya itu adalah burung atau anjing katuranggan.
  3. Atas dasar petunjuk yang didapakan, Sang pemilik (majikan) meyakini bahwa burung atau anjing yang dipeliharanya adalah burung atau anjing katuranggan.

CARA MEMELIHARA BINATANG KATURANGGAN

  1. Binatang katuranggan dipelihara sebagaimana layaknya memelihara binatang peliharaan lainnya (tidak perlu ada hal-hal yang berlebihan).
  2. Menjaga laku lampah dengan penuh keihlasan, sehingga tidak menghilangkan atau mengurangi rasa senang Sang Pencipta kepada pemilik binatang katuranggan.
  3. Tidak boleh memberitahu kepada siapapun kalau burung atau anjing yang dipeliharanya itu adalah burung atau anjing katuranggan.

CARA MEMILIKI BURUNG ATAU ANJING KATURANGGAN

Burung atau Anjing Katuranggan bisa dimiliki dengan beberapa cara, antara lain :

  • Melakukan tirakat atau meditasi atau lelakon puasa sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan secara turun temurun.
  • Meminta diwarisi kepada pemilik katuranggan.

LANDASAN DASAR

Bagaimana hukumnya bagi orang-orang yang memelihara anjing ? Pertanyaan itu kerap sekali dipertanyakan oleh orang-orang yang ingin memelihara anjing tetapi takut melanggar hukum agama. Para pembaca yang budiman! aku Nurjati yang dalam hal ini diberi julukan Tuan Agan. Ok langsung saja kepada duduk pembahasan yaitu; pemahaman burung serta anjing katuranggan dan hukum memelihara anjing.

Manusia tidak ada yang bisa menolak kehendak Allah, juga tidak bisa memungkiri bahwa apapun yang terjadi didunia ini adalah karena kehendak Allah yang Maha Pencipta. Saya berharap semoga para pembaca bisa mengakui tentang adanya kehendak Allah, sehingga saya tidak dibilang berlebihan menyampaikan informasi / pengetahuan tentang burung dan anjing katuranggan melalui blog ini.

Didalam blog ini sengaja saya dokumentasikan kejadian-kejadian penting sebagai sumber pengetahuan anak cucu “generasi penerus kehidupan di alam dunia”. khususnya masalah burung atau anjing katuranggan yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Anak cucuku dan para pembaca yang budiman, sesungguhnya saya telah kadatangan seorang pendekar di alam mimpi, ceritanya begini : Saya bermimpi di datangi seorang pendekar berkali-kali, dia berkata : “Bukankah Tuan ingin menjadi orang yang berguna bagi orang lain ? Kerajaan Sorga mengutusku untuk memberi keberkatan khusus”. Beberapa kali impian itu tidak saya respon, tetapi karena impian itu terus saja datang, saya berfikir bahwa impian ini bukan kembang tidur, sehingga saya mencoba meresponnya. Begitu saya respon, saya langsung diajak ke suatu tempat. Ditempat itu mata saya diusapnya kemudian terlihatlah kejadian-kejadian masa lampau seperti sedang menonton film di gedung bioskop.

Singkatnya kejadian. Seorang pendekar sedang melakukan perjalanan atas perintah gurunya, kemudian ditengah perjalanan bertemu dengan seekor anjing betina yang ingin mengikutinya, tidak ada pilihan bagi seorang pendekar kecuali mengijinkan sebagai teman, karena sudah berkali-kali diusir tetapi anjing betina itu tetap saja tidak mau pergi.

Setelah berhari-hari melakukan perjalanan ditemani seekor anjing betina, sang pendekar melihat burung putih terbang mendekati seekor burung tekukur yang sedang bertengger di ranting pohon dekat gubug kayu, tidak lama kemudian burung tekukur dan burung putih itu melangsungkan perkawinan diatas gubug kayu yang berdiri diperkebunan.

Tekukur Tuan Agan

Setelah menyaksikan perkawinan burung tekukur dan burung putih diatas gubuk kayu, Sang Pendekar mampir di gubug kayu itu untuk beristirahat, karena lelahnya sang pendekar langsung tertidur di dalam gubug itu. Didalam tidurnya dia bermimpi disuruh memanggil anjing jantan serta membacakan doa berulang kali. Sebagai seorang pendekar yang baik dan setia kepada sang guru, dia menuruti perintah itu.

Pada saat dia membacakan doa berulang kali, datanglah sang guru memberikan nasehat sambil memberikan cincin dan kalung berwarna kuning. Setelah memberikan cincin dan kalung itu, sang guru pergi ke atas awan. Tidak lama kemudian datanglah seekor anjing jantan mengawini anjing betina yang selalu mengikutinya. Sang Pendekar menyaksikan perkawinan kedua anjing itu sambil membacakan doa yang telah dimiliki dari sang Guru. Dan dari akibat perkawinan itu, terjadilah kehamilan, sampai akhirnya anjing betina itu melahirkan anak-anak anjing.

ANJING KAWIN

Pada saat menyaksikan anjing betina sedang melahirkan anak-anaknya, Sang Pendekar mendengar bisikan ghaib. Bisikan itu mengatakan : “Anak burung dari perkawinan yang kamu lihat dan anak-anak anjing dari perkawinan yang kamu saksikan tergolong mahluk katuranggan, mereka bisa memberikan manfaat bagi manusia yang memeliharanya”.

TANYA JAWAB SETELAH MENYAKSIKAN KEJADIAN MASA LAMPAU

Selesai melihat kejadian-kejadian masa lampau seperti didalam film itu ~ saya bertanya kepada sang pendekar : “Apakah seorang pendekar yang saya lihat di dalam kejadian-kejadian masa lampau itu adalah anda?” Sang pendekar menjawab : “Iya” “Lalu apa kaitannya dengan diri saya?” “Saya akan mewariskan cincin dan kalung kepada Tuan, tetapi ada persyaratan yang harus Tuan penuhi” “Kenapa harus diwariskan kepada saya” “Saya hanya boleh mengatakan sudah menjadi kehendak Kerajaan Sorga” “Apa persyaratannya?” “Buatlah gubug dari kayu jati yang pernah menjadi tempat tidur Tuan, kemudian lakukanlah perjalanan selama 6 hari 6 malam, tidak boleh tidur didalam rumah selama melakukan perjalanan, hari terakhir masuklah ke dalam gubug yang Tuan buat dan bacakan doa itu berulang kali, nanti sang guru datang menyerahkan cincin dan kalung kepada Tuan” “Apa untungnya mewarisi cincin dan kalung itu” “Setelah menerima cincin dan kalung peliharalah burung yang datang kerumah Tuan. Dan peliharalah anjing di perkebunan, nanti pada saat mereka mau kawin, Tuan akan melihat secara ghaib, maka bacakan doa itu, agar perkawinan mereka memiliki pengaruh kekuatan ghaib.

“Bagaimanakah cara meyakinkan kepada calon pemilik bahwa anjing atau burung itu adalah anjing atau burung katuranggan?” Sang pendekar menjawab “Calon pemilik burung atau anjing katuranggan memiliki ikatan bathin sehingga akan terjadi kontak, dia akan bermimpi dengan anjing atau burung itu”. “Apakah hal demikian bisa diartikan sebagai upaya menganjurkan mereka meminta kebahagiaan kepada anjing atau burung katuranggan?”. “Tidak!, mereka tidak disuruh atau dianjurkan untuk meminta kebahagiaan kepada anjing atau burung, karena kebahagiaan itu terjadi dari Allah Yang Maha Pemberi dan Maha Kuasa, sedangkan anjing atau burung katuranggan adalah jalaran pertolongan Allah kepada mereka yang dikehendaki” “Bukankah sebagian orang tidak mau memelihara anjing karena dinyatakan najis ?” “Setiap orang berhak berbicara dan memberikan pendapat, karena didalam kehidupan didunia ini ada yang disukai ada juga yang dibenci, sebagai orang yang baik tidak boleh memusuhi orang-orang yang berbeda pendapat. Memang betul apa yang dikatakan oleh sebagian orang bahwa anjing itu najis, tetapi bukan berarti tidak boleh dipelihara. . Lihatlah pernyataan di bawah ini”

Dalam bahasa Indonesianya kurang lebih demikian : “Mereka menanyakan kepadamu: “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?.” Katakanlah: “Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya (Al-qur’an Surat Almaa’idah ayat 4)”. Firman diatas menggambarkan bahwa : Anjing yang telah dilatih bisa bermanfaat dan atau dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Allah menghalalkan pekerjaannya dan hasil pekerjaannya.

Selain firman Allah tersebut diatas, ada beberapa hadist mengatakan : “Barangsiapa memelihara anjing maka sungguh akan berkurang (pahala) amalnya setiap hari satu qirat kecuali anjing penjaga kebun dan hewan ternak”. (Muttafaq ‘Alaih). Dalam riwayat Muslim: “Barangsiapa memelihara anjing yang bukan anjing pemburu, dan penjaga ternak serta kebun, maka sungguh akan berkurang dari pahalanya dua qirat setiap hari”.

Sumber-sumber keyakinan tersebut diatas bisa dijadikan landasan dasar bahwa manusia boleh memelihara anjing-anjing tertentu untuk tujuan manfaat.

Sekarang kamu perhatikan sejarah kejadian tentang anjing di dunia ini :

  • Allah menciptakan anjing di dunia ini bukan untuk dibenci, melainkan untuk dimanfaatkan oleh manusia secara khusus. Sehingga Allah tidak pernah berfirman didalam kitab-Nya tentang larangan memelihara anjing ataupun tentang perintah membenci anjing. Sesungguhnya anjing-anjing yang dimanfaatkan oleh manusia adalah anjing-anjing yang dikasihi Allah, tetapi ada sebagian anjing yang sangat dibenci Allah karena perbuatannya. Masalah kasih dan kebencian Allah terhadap ciptaan-Nya bukan hanya kepada anjing, tetapi kepada manusiapun demikian adanya. Allah sangat mengasihi terhadap orang-orang yang bermanfaat bagi orang lain, tetapi ada sebagian orang yang sangat dibenci (dimurkai oleh Allah) karena perbuatannya yang merugikan orang lain.
  • Salah satu contoh anjing yang sangat dikasihi Allah. Diceritakan oleh ahli agama bahwa pada suatu ketika ada seorang pelacur sedang berjalan di padang pasir melihat seekor anjing kehausan, kemudian sang pelacur itu bersusah payah mencari air untuk diminumkan kepada anjing itu, dan akibat kebaikan sang pelacur memberikan minum kepada anjing yang dikasihi Allah, sang pelacur itu dinyatakan sebagai seorang ahli sorga (cerita ini sangat populer dikalangan masyarakat agamis). Didalam kejadian ini ada dua rizki yang didapat secara langsung dari Allah, pertama sang pelacur bisa mendapatkan air walaupun dilokasi padang pasir (itu adalah bukti kekuasaan Alloh), kedua sang pelacur mendapatkan jaminan masuk sorga karena kebaikannya kepada sang anjing.
  • Didalam kitab suci al-quran Surat Alkahfi menceritakan tentang pemuda yang berdiam didalam guha ratusan tahun bersama anjingnya. Didalam kejadian ini rezeki apa yang bisa dipahami ? Allah telah menyelamatkan mereka dengan Rahmat-Nya yang tiada kira sehingga pemuda dan anjingnya itu bisa hidup ratusan tahun di dalam guha.

Jelasnya ada anjing yang membawa manfaat (mendatangkan berkat langsung dari Allah), ada juga anjing yang tidak mendatangkan manfaat, sama halnya dengan manusia ~ ada yang membawa manfaat ada juga yang mendatangkan bencana”. “Apakah anjing katuranggan harus dipelihara di dalam rumah?”. “Tidak! Anjing katuranggan tidak harus dipelihara di dalam rumah, mereka bisa dipelihara di kebun dengan dibuatkan gubug kecil ~ Hal ini sangat cocok bagi mereka yang punya kebun, sawah, sebagai penjaga diperkebunan, pertanian, peternakan, pertambakan,”. “Terima kasih atas segala pengetahuannya”.  Disini saya terbangun dari tidur yang luar biasa itu.

MEMBUAT GUBUG

Berlandaskan kepada keyakinan serta dengan adanya berbagai kebijakan yang saya miliki, sambil memperhatikan maksud tujuan dari Kerajaan Sorga yang dapat difahami kebenarannya, hari Minggu, tanggal 12 Desember 2010 mulai merancang pembuatan gubug dari kayu jati yang pernah menjadi tempat tidur. > Untuk hal ini saya mengorbankan tiga dipan (tempat tidur keluarga yang terbuat dari kayu jati). Setelah gubug yang dirancang siap dipergunakan, saya melakukan survey rute perjalanan yang akan dilewati, dan survey tempat pendirian gubug.

Hari Senin 20 Desember 2010, jam 3 sore melaksanakan perjalanan selama 6 hari 6 malam, setiap jam 3 sore mulai jalan sampai jam 3 pagi, setiap jam 3 pagi sampai jam 3 sore istirahat dan tidur di alam terbuka.

Hari Jumat tanggal 24 Desember 2010 sesuai dengan program yang sudah ditetapkan ~ anak saya membawakan perlengkapan gubug. Jam 11 siang kami mendirikan gubug ditempat yang sudah ditetapkan. inilah foto pendirian gubug ditempat yang jauh dari penduduk.

PERINCIAN GUBUG

Nama Gubug
Gubug ini dinamakan : Gubug Nurjati (Gubug yang memiliki nilai sejarah khusus). > Gubug ini dirancang untuk dapat dibongkar dan dipasang dengan mudah sehingga tidak menggunakan paku kecuali menggunakan baud.

Ukuran Gubug
Panjang gubug 265 Cm
Lebar gubug 195 Cm
Tinggi gubug 195 Cm

Material gubug
Papan panjang 265 cm = 3 batang
Papan panjang 195 cm = 9 batang
Papan panjang 125 cm = 10 batang
Papan pintu  = 7 batang
Engsel pintu 2 engsel
Baud berikut murnya 59 pasang
Atap terpal plastik 3X3 M 1 lembar
Tambang atap 31 M
Karpet kain tebal untuk dinding keliling 6,5 M
Kasur pompa untuk alas tidur 1 kasur

Hari Sabtu 25 Desember 2010 jam 3 pagi masuk ke gubug untuk istirahat dan tidur. Sebelum tidur membacakan doa berulang kali seperti yang dianjurkan sang Pendekar. Betul apa yang diceritakan sang Pendekar, sebelum matahari terbit sang guru datang memberikan cincin dan kalung. Dengan suka cita saya terima pemberian itu. Dia tidak banyak berkata kecuali mengatakan : “Laksanakanlah apa yang diceritakan sang pendekar. Gunakan nama Tuan Agan untuk urusan anjing dan burung katuranggan” “Baiklah saya akan melaksanakannya sebaik mungkin” Tanpa menunda waktu sang guru langsung pergi.

 Inilah foto cincin Tuan Agan & Kalung Permata Anjing Katuranggan yang saya terima dari Sang Guru di dalam Gubug

Sungguh sulit bagi saya untuk tidak mengakui kejadian luar biasa itu, karena cincin dan kalung permata yang saya terima di dalam gubug benar-benar ada (semuanya terjadi diluar nalar tetapi benar-benar kenyataan). Dan oleh karena kebenaran yang tidak bisa dipungkiri, saya merasa berkewajiban melaksanakannya, dan blog ini saya buat sebagai sarana informasi kepada masyarakat luas yang ingin memiliki burung atau anjing katuranggan.

KEUNTUNGAN MEMILIKI ANJING ATAU BURUNG KATURANGGA

Banyak keuntungan yang didapatkan oleh seorang pemilik anjing atau burung katuranggan, antara lain :

  • Secara kodrat Anjing mempunyai daya ingat cukup kuat, penglihatan yang dibarengi penciuman sangat tajam, naluri yang sangat peka terhadap ancaman bahaya bencana alam, sangat peka terhadap niat jahat seseorang, sehingga bisa membantu melindungi majikannya dari kejahatan mahluk ghaib maupun mahluk dohir, dengan kata lain : dia bersedia mati untuk majikannya.
  • Bisa untuk berjaga-jaga rumah atau perkantoran dari kejahatan ghaib ataupun kejahatan maling.
  • Bisa untuk berjaga-jaga perkebunan, peternakan, pertambakan, pergudangan atau tempat usaha lain dari gangguan ghaib maupun gangguan manusia.
  • Bisa untuk membasmi hama tikus, dengan penciumannya yang tajam dia akan mengetahui dimana tikus-tikus itu berkumpul, dia akan membunuh banyak tikus dari liangnya.

Selain kodrat tersebut diatas, ada keuntungan tambahan yaitu bisa mendatangkan berkat dan manfaat dari Allah langsung. atau mendatangkan kesenangan dari Allah langsung kepada majikannya.

Secara akal bisa diterima kalau anjing ini bisa mendatangkan berkat dan manfaat langsung dari Allah, salah satu contoh: seorang petani mengadopsi seekor anjing katuranggan yang sudah terlatih untuk membasmi hama tikus disawahnya, kemudian dia membuatkan gubug kecil untuk tempat tidurnya disawah. Dengan adanya anjing ini sang petani tidak harus mengeluarkan biaya untuk membasmi hama tikus, karena setiap hari anjing ini bekerja membunuh tikus dari liangnya. Dan oleh karena tidak adanya hama tikus yang menyerang tanaman, akhirnya sang petani bisa panen dengan hasil yang menggembirakan. Begitulah salah satu contoh kecil tentang berkat dan manfaat yang bisa diterima akal. Berkat itu diberikan langsung oleh Allah kepada sang petani melalui manfaat anjing katuranggan yang telah terlatih.

RESIKO

Segala sesuatu yang dapat memberikan keuntungan dipastikan ada resikonya, oleh karena itu perlu juga saya sampaikan resiko-resiko yang harus dihadapi :

  • Harus memberikan tempat tinggal yang layak (tidak kehujanan).
  • Harus memberikan atau menyediakan makanan.
  • Harus menjaga kebersihan dan kesehatan.
  • Harus mendidik atau mengajari prilaku yang baik.
  • Harus memberikan kasih sayang.

Dengan hal-hal tersebut diatas, akan terjadi kontak timbal balik, dimana anjing atau burung katuranggan dengan kekuatan ghaibnya akan berterima kasih serta berdoa kepada Allah untuk majikannya.

DISKUSI / KONSULTASI

Bagi para pembaca yang ingin memiliki burung atau anjing katuranggan sebagaimana pengetahuan tersebut diatas, bisa melakukan diskusi atau konsultasi untuk mendapatkan pemahaman-pemahaman yang lebih jelas, caranya mudah : lakukan diskusi atau konsultasi melalui email tuanagan@gmail.com.

Terima kasih, kasih tahu saudara-saudara lain untuk membaca pengetahuan ini.

 Salam sejahtera
Admin TuanAgan
Kontak : TuanAgan@gmail.com

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.